Saturday, 15 December 2018

Simak, 3 Cara Alami untuk "Memperbesar" Penis

Banyak pria berharap memiliki penis yang lebih besar, terlepas dari seberapa ukuran yang mereka punya saat ini. Sebuah penelitian yang digelar University of Kentucky belum lama ini, menjaring 14.000 pria untuk memberikan pendapatnya. Dari jumlah tersebut, ternyata ada 45 persen pria yang mendambakan penis lebih panjang. 

Di sisi lain, pilihan untuk menjalani operasi pembesaran penis atau penoplasty  ternyata bukanlah satu-satunya opsi. Dalam sebuah wawancara di laman Daily Star Online, ahli bedah penis dokter David Alessi mengatakan, pria harus berpikir dua kali sebelum memutuskan untuk menjalani operasi. 

Menurut Alessi, obsesi pria dengan ukuran penis bisa menjadi gejala dari masalah psikologis yang serius. "Kebanyakan pria yang mengira mereka memiliki penis kecil, padahal sebenarnya tidak." 

"Hasil studi memang bisa bervariasi, namun penelitian menunjukkan bahwa rata-rata penis tegak memiliki panjang berkisar dari 13-16 centimeter," kata dia. "Kebanyakan pria yang menganggap penis mereka terlalu kecil memiliki sindrom dismorfik penis. Bagi mereka, lebih baik mendatangi psikiater dan bukan ahli bedah." 

Nah, masih terkait dengan soal ukuran penis, sebenarnya ada beberapa tips non-bedah yang dapat dilakukan untuk "memperbesar" penis. Setidaknya ada tiga cara yang bisa dilakukan pria, untuk mendapatkan ukuran "terbaik" mereka. 

1. Menata dan bercukur 
"Memoles" rambut kemaluan bisa langsung membuat bagian vital pria terlihat lebih besar. Ambillah  gunting atau pisau cukur, dan mulailah memangkas bulu yang menutupi bagian pangkal penis, hingga lebih banyak bidang yang bisa terlihat.  

Ini mungkin menjadi cara tercepat dan termudah yang bisa dilakukan, untuk melihat perubahan ukuran penis. Hanya dalam hitungan detik.  

2. Kurangi berat badan 
Kelebihan berat badan tidak hanya membuat penis terlihat kerdil, tapi juga merusak kehidupan percintaan. Sebab, badan yang gemuk tentu akan mempersulit aktivitas seks. Perut buncit yang menganjal membuat pria tak bisa secara maksimal melakukan penetrasi penis terhadap pasangannya.  

Jika saja, kelebijan lemak itu dapat dihilangkan, terutama pada areal yang menyelimuti tulang kemaluan, maka penis akan terlihat lebih panjang. Upaya pria gemuk untuk melakukan diet dan berolahraga teratur demi penurunan berat badan, diperkirakan mampu menambah panjang penis hingga 2,5 centimeter. 

3. Ginkgo Biloba 
Ginkgo adalah tanaman yang berasal dari daratan China. Sejak ribuan tahun lalu, khasiat tanaman ini dipercaya dapat mengobati beragam masalah kesehatan. 

Salah satu khasiatnya yang paling dikenal adalah untuk mengatasi gangguan ingatan. Lantas apa hubungannya dengan panjang penis? Idenya adalah bahwa ginkgo mampu meningkatkan aliran darah ke penis. 

Hal ini membantu para pria yang mengalami kondisi sirkulasi darah yang buruk. Dengan aliran darah maksimal ke penis, maka ukuran penis pun menjadi lebih besar. 

Meskipun belum ada bukti ilmiah yang mendasari saran ini, namun para periset di University of California menemukan fakta, gingko paling efektif membantu pria dengan disfungsi seksual.


Friday, 14 December 2018

Pakai Baju Warna Gelap Bisa Bikin Nyamuk Suka Menggigitmu. Kok Bisa? Ini Penjelasan Ilmiahnya

alasan kenapa kamu sering digigitin nyamuk
Awas, digigit nyamuk~ via http://www.faveroutine.com

“Banyak amat sih, nyamuk di sini. Bentol-bentol nih!”

“Lah, masa iya? Aku nggak digigiti kok, biasa aja.”

Pernah nggak mengalami kondisi saat kamu jadi sasaran paling empuk para nyamuk dibanding teman-teman atau saudaramu? Atau pernah mendengar kalau orang dengan darah manis lebih mungkin jadi target para nyamuk? Nah, ternyata menurut Dr. Jonathan Day, seorang entomolog medis dan ahli nyamuk dari University of Florida, para nyamuk ternyata memang cukup pilih-pilih mangsanya dari sekian alternatif yang ada.

Dilansir dari laman rubrik kesehatan Time, ada beberapa faktor yang bisa membuat seseorang punya kecenderungan untuk jadi incaran para nyamuk dan salah satunya adalah faktor warna baju yang kamu pakai. Buat yang suka bertanya-tanya, kenapa sering banget diincar nyamuk, yuk simak dulu nih ulasan Hipwee kali ini!

1. Beberapa orang memproduksi senyawa kimiawi tertentu lebih banyak di kulit mereka dan sejumlah senyawa tersebut menarik perhatian lebih dari para nyamuk!
Gatal mulu digigit nyamuk~ via www.momjunction.com

Menurut Dr. Day, ada orang-orang yang secara genetis memang terlahir jadi ‘incaran’ para nyamuk. Pasalnya, orang-orang ini  terlahir dengan kemampuan memproduksi unsur senyawa kimia di kulit mereka, seperti senyawa asam laktat lebih banyak daripada orang lainnya. Ini nih yang mungkin sering disebut orang-orang tua zaman dulu, ‘berdarah manis’ sehingga lebih rentan digigit nyamuk.

2. Ada pula bukti-bukti ilmiah yang menyatakan orang-orang bergolongan darah o lebih rentan jadi sasaran nyamuk daripada pemilik golongan darah lainnya
Darah O lebih jadi sasaran via eng-archive.aawsat.com

Sama seperti di poin sebelumnya, faktor genetis turut andil dalam hal ini karena saat kamu terlahir dengan golongan darah O, besar kemungkinan kamu lebih jadi incaran para nyamuk ketimbang teman-temanmu yang memiliki golongan darah A atau B.

3. Nah, selain itu ada satu faktor utama yang juga turut jadi penentu kamu disukai nyamuk atau nggak, yaitu kecepatan metabolisme dalam tubuhmu
Para ibu hamil wajib waspada nih via www.parashospitals.com

Kecepatan metabolisme dalam tubuh atau jumlah karbondioksida yang dikeluarkan sebagaimana dia membakar energi ternyata turut jadi penentu, apakah kamu disukai nyamuk atau tidak. Nyamuk sangat menyukai orang dengan kadar kecepatan metabolisme yang tinggi yang berbanding dengan pelepasan CO2 lebih banyak karena nyamuk menggunakan CO2 sebagai penanda utama mereka untuk mengidentifikasi target untuk digigit. Jadi nggak heran kalau para perempuan hamil, orang yang mengonsumsi minuman alkohol dan orang dengan berat badan berlebih cenderung lebih mengundang para nyamuk karena kecepatan metabolisme mereka yang tinggi.

4. Selain faktor genetis, ternyata memakai baju warna gelap juga bisa membuatmu jadi incaran para nyamuk lo!
Yang baju hitam, nggak bakal lolos dari nyamuk via geleta-kosmetine.blogspot.com

Nyamuk sangat sensitif terhadap tiupan angin sekecil apa pun sehingga sebisa mungkin terbang tak jauh dari daratan yang dapat diidentifikasi melalui siluet horizon. Oleh karena itu, warna-warna gelap yang lebih stand out daripada warna terang yang cenderung membaur dengan sekitar lebih disukai oleh nyamuk sehingga kalau kamu mengenakan warna gelap, kamu berpotensi untuk jadi incaran utama para nyamuk!

5.  Pada saat yang sama, banyaknya gestur tubuh dapat membedakanmu dari benda-benda sekelilingmu. Jadi semakin heboh gerakanmu, makin senang deh didekati sama para nyamuk~
Anak-anak nih, biasanya karena nggak bisa diam via www.faveroutine.com

Oleh karena itu semakin heboh gerakan tubuhmu, kecenderunganmu untuk digigit nyamuk lebih tinggi daripada yang hanya diam saja tak bergerak. Ini karena kehadiranmu jadi lebih mudah diidentifikasi dari lingkungan sekitar.

Nah, sekarang sudah tahu kan kenapa kamu lebih sering jadi sasaran para nyamuk dibanding teman-temanmu, padahal kalian berada di lokasi yang persis sama? Kalau sudah tahu, kamu bisa melakukan beberapa pencegahan praktis nih misalnya dengan menghindari baju dengan warna gelap dan mengoleskan krim anti nyamuk secukupnya di kulit yang terbuka untuk menolak nyamuk. Semoga informasi Hipwee kali ini bermanfaat ya!



Thursday, 13 December 2018

Aku Tetap Menantimu Hingga Engkau datang Kembali.

Ditemani secangkir kopi sembari mengukir secerca tulisan tentangmu